Dulu, dan masih terus berlanjut hingga sekarang, terror adalah bagian mendasar dari pemikiran Zionis yang disandarkan kepada akar ideology. Kitab Taurat Yahudi yang telah mengalami perubahan dan juga Talmud memuji penggunaan kekuatan, kekerasan dan pemusnahan non Yahudi. Taurat yang telah mengalami perubahan telah menggambarkan bagaimana Bani Israel saat memasuki kota Jericho seraya membunuh semua penduduk yang ada di dalamnya baik laki-laki, wanita, anak-anak dan orang tua dengan tebasan pedang. Zionis Yahudi sekarang ini belajar dari contoh-contoh ini dan menganggapnya sebagai teladan yang patut ditiru. Di mana, menurut aqidah Yahudi yang telah mengalami perubahan, tidak ada nilainya kemanusiaan orang non Yahudi yang diciptakan untuk menjadi pelayan mereka.
Tidak mungkin mendirikan entitas Yahudi murni di atas tanah Palestina tanpa melakukan pembantaian demi pembantaian dan gelombang pengusiran secara paksa terhadap mayoritas penduduk Arab (Palestina) yang telah tinggal di negeri mereka sejak ribuan tahun. Berbagai isyarat mengenai pembersihan orang-orang Arab (Palestina) berulang-ulang disebutkan dalam berbagai bentuk di buku-buku dan biografi para senior pemimpin Zionis dan entitas Zionis Yahudi semisal Hertzel, Waizman, Bin Gorion, Begin, Ishak Rabin dan yang lainnya.150









